Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) didirikan pada tanggal 8 Juni 2016 sebagai bentuk kepedulian untuk memajukan usaha semua pihak terkait dalam dunia ritel yang semakin dinamis, khususnya para pelaku usaha baik skala mikro maupun skala besar yang memiliki gerai I menyewa di pusat belanja. Melalui HIPPINDO, kerjasama yang erat antara para penyewa pusat belanja, pusat belanja itu sendiri dan pemerintah dapat semakin ditingkatkan sehingga tercipta keseimbangan yang akan memberikan manfaat besar bagi semua pihak untuk dapat maju bersama. Hal ini tercermin dalam slogan HIPPINDO: “Bermitra Maju Bersama”.

null

Ide pembentukan HIPPINDO bermula dari pertemuan informal Kamis tanggal 25 Februari 2016 dari beberapa pelaku ritel seperti: Hammer, Pojok Busana, Marco Group, Hero Group, Kawan Lama, Johnny Andrean, Boga Group, Delami Brands, MAP, Buccheri, Indahtex Group, Erafone, Yongki Komaladi, Ranch Market, Hoka Hoka Bento, Funworld dan Sunny Side Up untuk berkontribusi terhadap kemajuan bangsa Indonesia khususnya bidang ritel di pusat belanja. Dalam pertemuan tersebut disadari bahwa untuk bisa mencapai kemajuan yang lebih baik, tidak bisa dilakukan secara terpisah dan sendiri-sendiri. Banyak pihak lain yang terlibat di dalamnya yang harus diajak bekerjasama khususnya pusat belanja itu sendiri dan tentunya pemerintah selaku regulator. Dengan melibatkan semua pihak terkait, kita akan mendapatkan gambaran lengkap mengenai apa yang terjadi dan langkah-langkah apa yang sebaiknya dilakukan oleh masing-masing pihak tersebut untuk bisa memajukan usaha di pusat belanja.

null

VISI HIPPINDO

Menjadi himpunan penyewa di pusat belanja yang memberikan manfaat bagi bangsa & negara

MISI HIPPINDO

  1. Memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional.
  2. Memajukan usaha para penyewa di pusat belanja agar mampu berkembang dan berkelanjutan untuk bersaing di era globalisasi.
  3. Bekerja sama dengan semua pihak yang berkepentingan (penyewa, pusat belanja dan pemerintah) untuk menciptakan kondisi seimbang yang saling mendukung.
  4. Menciptakan lapangan kerja & mengembangkan sumber daya manusia terkait dengan usaha di pusat belanja.
  5. Mendukung pengembangan ekonomi kreatif yang menciptakan usaha-usaha baru.
  6. Melakukan kaderisasi untuk mempersiapkan pemimpin dalam dunia usaha

MANFAAT MENJADI ANGGOTA HIPPINDO

null
  • Anggota HIPPINDO mendapat prioritas untuk menjadi yang terdepan dalam memberikan kontribusi bagi keputusan yang berkaitan dengan regulasi pengembangan usaha di pusat belanja.

  • Anggota HIPPINDO akan menerima info terbaru yang berkaitan dengan perkembangan dunia ritel di pusat belanja, mulai dari rancangan regulasi, penetapan regulasi dan informasi usaha lainnva.

  • Anggota HIPPINDO berhak untuk menghadiri acara eksklusif dengan peserta terbatas, baik yang bersifat pelatihan, pameran maupun pendidikan, dengan mitra HIPPINDO.

  • Anggota HIPPINDO berkesempatan untuk mengembangkan kontak bisnis dan jaringan dengan para pemain utama di pusat belanja.

STRUKTUR ORGANISASI HIPPINDO

null

DEWAN KEHORMATAN

Mari Elka Pangestu
  • Benny Soetrisno
  • Hariyadi B. S. Sukamdani
  • •••

DEWAN PEMBINA

Eddy Hartono (Ketua)
  • Suryadi Sasmita
  • Kuncoro Wibowo
  • Djoko Susanto
  • Johnny Andrean
  • Ipung Kurnia
  • Agus Makmur
  • Edi Yansah
  • Rachmat Sutiono
  • Rusmin Soephadi
  • Nugroho Setiadharma
  • Paulus Arifin
  • ­•••

DEWAN PENASEHAT

Handaka Santosa (Ketua)
  • Handaka Santosa (Ketua)
  • Benjamin J Mailool
  • Pudjianto
  • Marrietta W Narpati
  • Tutum Rahanta
  • Srie Agustina
  • •••

PENGURUS

Budihardjo Iduansjah (Ketua Umum)
  • Wakil Ketua Umum 1: Rama Auwines
  • Wakil Ketua Umum 2: Thomas Farial
  • Wakil Ketua Umum 3:  Sugiyanto Wibawa
  • Wakil Ketua Umum 4: Hasan Aula
  • Sekretaris Jenderal: Haryanto Pratantara
  • Wakil Sekretaris Jenderal 1: Mario Hartono
  • Wakil Sekretaris Jenderal 2: Satria Hamid
  • Bendahara Umum: Vivien Goh
  • Wakil Bendahara Umum: Flora Chrisantie
null

Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah

``Dengan adanya organisasi ini diharapkan adanya kerja sama semua pihak untuk menciptakan kondisi seimbang yang saling mendukung. Hasilnya, bisa memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional``